MEDIA INFORMASI TPP KABUPATEN BULELENG.

Jumat, 17 Juli 2026

Bimtek Cluster Tengah Kabupaten Buleleng Tingkatkan Kapasitas TPP dalam Pengelolaan Data dan Pelaporan Pendamping Desa

Senin, 13 Juli 2026 bertempat di Kantor Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng, telah dilaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Cluster Tengah yang diikuti oleh TPP dari Kecamatan Buleleng, Kecamatan Banjar, dan Kecamatan Sukasada.


Kegiatan dibuka oleh Koordinator Kabupaten (Korkab) Buleleng, Ibu Wetini, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas pendamping dalam pelaksanaan tugas, khususnya terkait penginputan data pemanfaatan Dana Desa pada aplikasi Dana Desa serta pengisian pendataan sosial budaya.

Materi utama disampaikan oleh Tenaga Ahli Provinsi, Bapak Adi Parmadi, yang memberikan penguatan mengenai tata cara penginputan data pemanfaatan Dana Desa ke dalam aplikasi serta pengisian pendataan sosial budaya melalui Google Form. Penyampaian materi dilanjutkan dengan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami proses penginputan secara teknis.

Di sela-sela pelaksanaan praktik, Koordinator Provinsi turut hadir memberikan arahan mengenai kebijakan dan arah peran Tenaga Pendamping Profesional. Beliau menegaskan pentingnya penguatan administrasi pendamping, khususnya dalam penyusunan laporan kunjungan yang harus lebih rinci, deskriptif, dan tertib administrasi sesuai dengan Keputusan Menteri Nomor 294. Selain itu, disampaikan pula bahwa proses perencanaan pembangunan desa perlu diselaraskan dengan RPJM Desa serta sinkron dengan kebijakan pembangunan di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta dari Kecamatan Buleleng, Kecamatan Banjar, dan Kecamatan Sukasada telah memahami mekanisme penginputan data pemanfaatan Dana Desa ke dalam aplikasi serta pengisian pendataan sosial budaya melalui Google Form. Selain itu, peserta memperoleh penegasan kembali mengenai pentingnya tertib administrasi dan penyusunan laporan pendamping sesuai ketentuan Keputusan Menteri Nomor 294 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendampingan desa.


Penulis : Ni Made Sundiasmini_TAPM.Kab Buleleng

Seminar Nasional Penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai Langkah Strategis Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

Pada hari Kamis, 16 Juli 2026, secara daring dilaksanakan Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang merupakan hasil kerja sama 10 Asosiasi Desa seluruh Indonesia dengan Kementerian Desa/Kelurahan Merah Putih. Seminar ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi desa sekaligus mewujudkan kedaulatan ekonomi masyarakat melalui penguatan kelembagaan dan pemberdayaan potensi desa.



Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Menteri Desa, para Bupati, perwakilan asosiasi desa, Tenaga Pendamping Profesional (TPP P3MD), akademisi, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sinergi untuk memperkuat koperasi desa sebagai pilar pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. selaku Menteri Koperasi Republik Indonesia, perwakilan dari PT Agrinas Pangan Nusantara, serta Prof. Dr. Handi Muluk yang menyampaikan materi mengenai rekonstruksi Koperasi Desa Merah Putih. Para narasumber memberikan berbagai perspektif mengenai penguatan kelembagaan koperasi, strategi pengembangan model bisnis koperasi desa, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh berbagai arahan strategis dari Menteri Koperasi Republik Indonesia mengenai arah kebijakan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi rakyat. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai model bisnis koperasi yang adaptif serta rekonstruksi kelembagaan koperasi desa agar mampu berkembang secara profesional, mandiri, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas, serta mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di daerah masing-masing. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pendamping desa, akademisi, dan masyarakat, koperasi desa diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Desa yang mandiri lahir dari kolaborasi yang kuat, dan koperasi menjadi jembatan menuju kesejahteraan bersama.”


Penulis : Ni Made Sundi Asmini_TAPM Kab.Buleleng

Bimtek Cluster Tengah Kabupaten Buleleng Tingkatkan Kapasitas TPP dalam Pengelolaan Data dan Pelaporan Pendamping Desa

Senin, 13 Juli 2026 bertempat di Kantor Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng, telah dilaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendampin...