MEDIA INFORMASI TPP KABUPATEN BULELENG.

Jumat, 07 Agustus 2026

Pendampingan dan Monitoring Verifikasi Dokumen Penilaian Desa Berkinerja Baik

Pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, dilaksanakan kegiatan Pendampingan dan Monitoring Verifikasi Dokumen Penilaian Desa Berkinerja Baik bersama Tim Verifikasi Dinas PMDPPKB. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dokumen dan data pendukung yang menjadi persyaratan dalam penilaian Desa Berkinerja Baik. Kegiatan dihadiri oleh Perbekel, Sekretaris Desa, Kasi Kesra, Kepala Dusun, Ketua KPM, Ketua PKK, Kader Posyandu, Pendamping Lokal Desa (PLD), serta Tenaga Ahli (TA).

Kegiatan diawali dengan arahan dari Perbekel mengenai maksud dan tujuan pelaksanaan verifikasi dokumen. Selanjutnya, Tim Verifikasi Dinas PMDPPKB bersama TA PIC Sosial Budaya menyampaikan berbagai persyaratan dan kelengkapan dokumen yang perlu dipersiapkan oleh desa. Dokumen tersebut meliputi SK KPM, berita acara, notulensi, dokumentasi kegiatan, surat undangan rembug stunting, undangan Musdes RKP Desa Tahun 2025, serta APBDes yang menganggarkan kegiatan rembug stunting, kesehatan, dan inovasi desa


Selain melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dokumen, TA Kabupaten juga melakukan identifikasi terhadap berbagai inovasi yang telah dilaksanakan oleh desa dan berpotensi menjadi bagian dari pendukung penilaian Desa Berkinerja Baik. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan mengenai batas waktu pelaksanaan penilaian sehingga desa dapat mempersiapkan dan memenuhi seluruh persyaratan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen serta data pendukung sebagai persyaratan dalam penilaian Desa Berkinerja Baik. Selain itu, kegiatan juga bertujuan untuk mengidentifikasi inovasi yang telah dilaksanakan oleh desa sebagai salah satu aspek yang dapat mendukung proses penilaian.

Dari kegiatan verifikasi dan monitoring yang dilakukan, telah teridentifikasi dokumen dan data pendukung yang sudah tersedia serta beberapa kelengkapan yang masih perlu dipenuhi dan diperbaiki oleh desa. Desa juga memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai persyaratan dan mekanisme verifikasi, termasuk inovasi yang dapat menjadi pendukung penilaian serta batas waktu pemenuhan dokumen.

Desa diharapkan segera melengkapi dan menata seluruh dokumen pendukung sesuai dengan indikator penilaian yang telah ditetapkan. Selain itu, data dan dokumen yang disampaikan perlu dipastikan valid serta sesuai dengan kondisi riil di desa, disertai dengan dokumentasi kegiatan dan inovasi desa yang lengkap dan relevan. Sebagai tindak lanjut, desa akan melakukan pemenuhan terhadap dokumen yang masih kurang serta melakukan koordinasi dengan Tim Verifikasi Dinas PMDPPKB dan Tenaga Ahli (TA). Monitoring terhadap progres kelengkapan dokumen juga akan terus dilakukan sampai dengan batas waktu pelaksanaan penilaian Desa Berkinerja Baik.

"Desa yang berkinerja baik lahir dari komitmen, inovasi, dan kerja bersama yang berkelanjutan.”

Penulis : Ni Made Sundiasmini_TAPM.Kab Buleleng

Jumat, 17 Juli 2026

Bimtek Cluster Tengah Kabupaten Buleleng Tingkatkan Kapasitas TPP dalam Pengelolaan Data dan Pelaporan Pendamping Desa

Senin, 13 Juli 2026 bertempat di Kantor Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng, telah dilaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Cluster Tengah yang diikuti oleh TPP dari Kecamatan Buleleng, Kecamatan Banjar, dan Kecamatan Sukasada.


Kegiatan dibuka oleh Koordinator Kabupaten (Korkab) Buleleng, Ibu Wetini, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas pendamping dalam pelaksanaan tugas, khususnya terkait penginputan data pemanfaatan Dana Desa pada aplikasi Dana Desa serta pengisian pendataan sosial budaya.

Materi utama disampaikan oleh Tenaga Ahli Provinsi, Bapak Adi Parmadi, yang memberikan penguatan mengenai tata cara penginputan data pemanfaatan Dana Desa ke dalam aplikasi serta pengisian pendataan sosial budaya melalui Google Form. Penyampaian materi dilanjutkan dengan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami proses penginputan secara teknis.

Di sela-sela pelaksanaan praktik, Koordinator Provinsi turut hadir memberikan arahan mengenai kebijakan dan arah peran Tenaga Pendamping Profesional. Beliau menegaskan pentingnya penguatan administrasi pendamping, khususnya dalam penyusunan laporan kunjungan yang harus lebih rinci, deskriptif, dan tertib administrasi sesuai dengan Keputusan Menteri Nomor 294. Selain itu, disampaikan pula bahwa proses perencanaan pembangunan desa perlu diselaraskan dengan RPJM Desa serta sinkron dengan kebijakan pembangunan di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta dari Kecamatan Buleleng, Kecamatan Banjar, dan Kecamatan Sukasada telah memahami mekanisme penginputan data pemanfaatan Dana Desa ke dalam aplikasi serta pengisian pendataan sosial budaya melalui Google Form. Selain itu, peserta memperoleh penegasan kembali mengenai pentingnya tertib administrasi dan penyusunan laporan pendamping sesuai ketentuan Keputusan Menteri Nomor 294 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendampingan desa.


Penulis : Ni Made Sundiasmini_TAPM.Kab Buleleng

Seminar Nasional Penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai Langkah Strategis Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

Pada hari Kamis, 16 Juli 2026, secara daring dilaksanakan Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang merupakan hasil kerja sama 10 Asosiasi Desa seluruh Indonesia dengan Kementerian Desa/Kelurahan Merah Putih. Seminar ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi desa sekaligus mewujudkan kedaulatan ekonomi masyarakat melalui penguatan kelembagaan dan pemberdayaan potensi desa.



Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Menteri Desa, para Bupati, perwakilan asosiasi desa, Tenaga Pendamping Profesional (TPP P3MD), akademisi, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sinergi untuk memperkuat koperasi desa sebagai pilar pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. selaku Menteri Koperasi Republik Indonesia, perwakilan dari PT Agrinas Pangan Nusantara, serta Prof. Dr. Handi Muluk yang menyampaikan materi mengenai rekonstruksi Koperasi Desa Merah Putih. Para narasumber memberikan berbagai perspektif mengenai penguatan kelembagaan koperasi, strategi pengembangan model bisnis koperasi desa, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh berbagai arahan strategis dari Menteri Koperasi Republik Indonesia mengenai arah kebijakan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi rakyat. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai model bisnis koperasi yang adaptif serta rekonstruksi kelembagaan koperasi desa agar mampu berkembang secara profesional, mandiri, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas, serta mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di daerah masing-masing. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pendamping desa, akademisi, dan masyarakat, koperasi desa diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Desa yang mandiri lahir dari kolaborasi yang kuat, dan koperasi menjadi jembatan menuju kesejahteraan bersama.”


Penulis : Ni Made Sundi Asmini_TAPM Kab.Buleleng

Senin, 29 Juni 2026

Program Makan Bergizi Gratis sebagai Langkah Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu bentuk nyata upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang merata. Melalui kegiatan pembagian makanan bergizi kepada anak-anak sekolah, ibu hamil, balita, serta masyarakat sekitar, program ini hadir untuk memastikan setiap individu memperoleh asupan nutrisi yang baik bagi kesehatan dan tumbuh kembang.



Pelaksanaan program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya pola hidup sehat dan gizi seimbang. Antusiasme masyarakat dalam setiap kegiatan menunjukkan bahwa program MBG memberikan manfaat nyata serta menjadi langkah positif dalam mendukung terciptanya generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas.

Sebagai pendamping desa, kami sangat mendukung pelaksanaan program ini karena manfaat yang diberikan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan menjadi upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan bersama. Kami percaya bahwa dukungan terhadap program seperti ini merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas, karena masyarakat yang sehat adalah fondasi utama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua.


Penulis : Ni Made Sundi Asmini_TAPM Kabupaten Buleleng

Minggu, 10 Mei 2026

Gathering BUMDes Buleleng: Wabup I Gede Supriatna, SH Dorong “Bumdes Maju, Buleleng Paten”

Salam Membangun Desa! Forum BUMDes Kabupaten Buleleng menggelar Gathering BUMDes Se-Kabupaten di Camping Ground Ulun Danu Buyan, Sabtu 9 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Mastery of Village Menuju Bumdesa Yang Tangguh”, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Buleleng I Gede Supriatna, SH, Kadis PMDPPKB, Forkopimda, camat,  Perbekel, pendamping desa, dan pengelola BUMDes se-Buleleng. 


Dalam arahannya, Wabup I Gede Supriatna, SH menekankan pentingnya BUMDes maju melalui inovasi dan kapasitas pengelola yang kuat. “BUMDes harus jadi pilar ekonomi desa untuk mewujudkan Buleleng Paten,” tegasnya. Dan diharapkan Bumdesa bisa berkolaborasi dengan KDMP menuju kemandirian Desa.

Acara juga diisi outbond dan hiburan untuk mempererat jejaring pengelola BUMDes. Diharapkan, gathering ini memperkuat peran BUMDes sebagai motor ekonomi desa yang tangguh di Kabupaten Buleleng.


Penulis : Ni Made Sundi Asmini_TAPM Kabupaten Buleleng

Mengikuti Coaching Clinic Pengisian Data Pemeringkatan BUMDes/BUMDesa Bersama

Salam Membangun Desa! Pada hari Kamis, 7 Mei 2026, dilaksanakan kegiatan Coaching Clinic Pengisian Data Pemeringkatan BUMDes/BUMDesa Bersama yang diikuti oleh pengurus BUMDesa, Tenaga Ahli (TA), Pendamping Desa (PD), serta Pendamping Lokal Desa (PLD). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pengelola BUMDesa sekaligus mendukung percepatan proses pemeringkatan BUMDesa sebagai indikator perkembangan kelembagaan ekonomi desa. 


Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ibu Theresia Junidar selaku Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan pemeringkatan BUMDes/BUMDesa sesuai batas waktu atau deadline yang telah ditetapkan, yaitu pada 10 Mei 2026. Pemeringkatan ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi, penguatan kelembagaan, serta mendorong peningkatan kinerja BUMDesa di berbagai daerah.


Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber Bapak Galubang Tamba selaku Tim Pemeringkatan BUMDes/BUMDesa, yang menjelaskan secara rinci mengenai tata cara pengisian data pemeringkatan BUMDesa. Materi yang disampaikan meliputi tahapan pengisian, kelengkapan dokumen pendukung, indikator penilaian, serta hal-hal teknis yang perlu diperhatikan agar proses input data berjalan dengan baik dan tepat.

Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan kendala yang dihadapi selama proses pengisian data. Narasumber memberikan berbagai solusi, arahan, serta pendampingan terhadap permasalahan teknis maupun administratif sehingga peserta dapat memahami langkah-langkah penyelesaian secara efektif. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta.

Melalui kegiatan Coaching Clinic ini, diharapkan seluruh pengurus BUMDesa dan peserta terkait mampu menyelesaikan pengisian data pemeringkatan tepat waktu, akurat, dan sesuai ketentuan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong penguatan tata kelola BUMDesa agar semakin maju, profesional, dan berdaya saing dalam mendukung perekonomian desa.

“BUMDesa yang kuat lahir dari tata kelola yang baik, sinergi yang solid, dan semangat untuk terus berkembang.”


Penulis : Ni Made Sundi Asmini_TAPM Kabupaten Buleleng


Selasa, 05 Mei 2026

Kunjungan ke BUMDesa Artha Kerta Parta LKD Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, dalam Rangka Monitoring dan Penguatan Sinergi Pengembangan Ekonomi Desa

Salam Membangun Desa! Pada hari Selasa, 5 Mei 2026, dilaksanakan kegiatan kunjungan ke BUMDesa Artha Kerta Parta LKD sebagai bentuk monitoring sekaligus penguatan sinergi antar lembaga desa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi antara BUMDesa dengan berbagai pihak dalam menciptakan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat desa.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung perkembangan usaha yang telah dijalankan oleh BUMDesa Artha Kerta Parta LKD, sekaligus membahas berbagai strategi pengembangan usaha ke depan. Dalam kegiatan tersebut, dibahas upaya memperkuat kerja sama BUMDesa bersama Artha Kerta LKD Sukasada dalam pengembangan produk UMKM agar memiliki daya saing, kualitas, dan pemasaran yang semakin baik. Dukungan terhadap pelaku usaha lokal diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada program MBG, Koperasi Merah Putih, serta pengembangan lapak-lapak usaha kuliner yang dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa. Kehadiran lapak kuliner diharapkan mampu menjadi ruang usaha bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sekaligus menjadi daya tarik yang menggerakkan perekonomian desa melalui sektor kuliner dan perdagangan lokal.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kerja sama dengan kelompok UKM se-Kecamatan Sukasada agar tercipta jaringan usaha yang saling mendukung dan berkembang bersama. Dengan sinergi yang kuat antar pelaku usaha, BUMDesa, serta lembaga terkait, diharapkan potensi ekonomi desa dapat dikelola secara maksimal dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid dalam mendorong kemajuan ekonomi desa, memperluas peluang usaha masyarakat, serta menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.

“Ketika potensi desa dikelola bersama, kesejahteraan masyarakat akan tumbuh nyata.”

Penulis : Ni Made Sundi Asmini_TAPM_Kabupaten Buleleng

Pendampingan dan Monitoring Verifikasi Dokumen Penilaian Desa Berkinerja Baik

Pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, dilaksanakan kegiatan Pendampingan dan Monitoring Verifikasi Dokumen Penilaian Desa Berkinerja Baik bersama...